Minggu, 17 November 2019

Time is Money

Saya tahu peribahasa Time is Money sejak dulu, sejak saya SD bahkan. Tapi hanya sebatas tahu bahwa maksudnya waktu itu berharga bagaikan uang. Sdh itu sj.

Tapi hari ini saya merasakan pengalaman yang membuktikan bahwa waktu benar-benar berharga, bahkan lebih berharga daripada uang.

Hari ini punya agenda ketemuan sama teman-teman SMA, reunian lah walau sekupnya cuma sakelas. Karena acaranya di luar kota, Bandung, saya sendiri tinggal di Tasikmalaya, maka mau tidak mau saya harus berangkat pagi sekali, ba'da subuh.

Jam 5 lewat saya sudah di pool bis Budiman, jadwal nya sih Tasikmalaya - Bandung itu berangkat tiap 30 menit, Tapi entah kenapa hari ini, bis ke Bandung baru berangkat jam 7.  :-(

Alhamdulillah nya, perjalanan lancar dan jam 10 sampai Cibiru. Acara mulai jam 10 dan di grup WA sdh terlihat banyak yang sudah datang. Kalau saya pakai angkot atau bis kota ke tujuan, komplek Batununggal Buah Batu, bakalan tambah terlambat. Maka, saya order saja Go-jek.

Dan muncul harga 32 ribu tarif dari Cibiru ke Batununggal. Kalo naik angkot paling kena 10 ribu, gede nya 15 ribu. Tapi kebayang jalan Soekarno-Hatta jam segitu, muaaacet pisan. Jadi diputusin saja klik ORDER, ga 2 menit driver datang, go weh ke Batununggal, kurang dari 20 menit sudah sampe. :-)
Coba pakai angkot, bisa satu jam lebih.

Time is money
20 menit seharga 32 ribu, mahal dibanding 15 ribu. Tapi selisih waktu 1 jam lebih yang terbuang jika naik angkot, menjadi lebih berharga dengan bisa silaturrahim lebih lama.

Btw, today, the happiest day, precious time can meet my brothers.

----------

written on the bus because it can't sleep

1 komentar: