Senin, 24 Mei 2010

Kerja Keras! Kerja Keras! Bukan Bakat

There's a lot of blood, sweat, and guts between dreams and success.”
Banyak darah, keringat dan keberanian, antara impian dan sukses Paul Bryant, Pelatih American Football

"I do not know anyone who has gotten to the top without hard work. That is the recipe. It will not always get you to the top, but it will get you pretty near."
Saya tidak mengenal satupun orang yang bisa mencapai puncak tanpa kerja keras. Kerja keras adalah resepnya.
Mungkin tidak selamanya akan membawa kita ke puncak, akan tetapi pasti akan membawa Anda mendekatinya.
Margaret Thatcher, Mantan PM Inggris.

Seringkali kita beranggapan bahwa bakat berpengaruh besar pada keberhasilan, padahal kenyataannya sebagian besar pekerjaan atau profesi berkaitan dengan keahlian, dan segala keahlian terbentuk karena latihan dan kebiasaan. Bukan pada bakat.

Banyak penelitian yang akhirnya menyimpulkan bahwa bakat hanya berperan 5 - 10% dalam keberhasilan sedangkan 80 - 90% adalah kerja keras. Segala hal bisa dipelajari, segala hal bisa didalami, dan semua bisa sukses jika didukung dengan ketekunan dan kerja keras.

Sayangnya masih banyak yang terbelenggu keyakinan bahwa bakat yang menentukan kesuksesan sehingga akhirnya mereka tidak mau mengambil peluang atau kesempatan yang ada, karena menganggap tidak berbakat di bidang tersebut.

Orang-orang yang sangat sukses, mencapai posisi puncak dengan bekerja keras. Sekalipun berbakat, mereka selalu mengimbangi bakat mereka dengan kerja keras, bahkan mereka lebih meyakini kerja keraslah yang membuat mereka sukses.

Selamat bekerja Keras, Bekerja Cerdas, Bekerja Mawas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar