Sabtu, 18 September 2010

Langkah-langkah Pembelajar

Suatu hari, Seorang profesor di undang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya karena sangat menginspirasi dirinya, Prajurit itu bernama Harry. Harry di tugaskan untuk menjemput kedatangan sang profesor di bandara. Dan Setelah saling bercakap-cakap dan memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan koper.

Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Entah kemana Prajurit itu menghilang hingga membuat sang professor pun bingung. Namun Banyak hal yang dilakukan oleh Harry ketika menghilang begitu saja. Apa yang ia lakukan? Ternyata Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkat seorang anak kecil agar dapat melihat pemandangan. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukan arah yang benar dan Ia juga membantu orang yang buta untuk menyebrangi jalan. Namun ketika ia kembali ke sisi profesor itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.

Sang Profesor pun takjub kepada anak muda yang berhati mulia ini. dengan rasa penasaran Profesor bertanya,
"Dari mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu ?" tanya sang profesor. "Oh," kata Harry, " Selama perang, saya kira" Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.

"Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah,"katanya. "Saya tak pernah tahu apakah langkah berikutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala megangkat dan memijakan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini."

Ternyata Kelimpahan hidup tidak di tentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas.
Ada begitu banyak perang terjadi di dunia. Kita harus mulai memperlakukan satu sama lain dengan baik dan hormat. Kita adalah makhluk yang sama. Kita adalah saudara-saudara yang tinggal di planet yang sama. Kita berada di sini bersama-sama. Mari Fokuskan energi Anda untuk menjadi manusia yang baik dan membantu Sesama. Anda akan melihat perbedaan dalam hidup Anda.

Sahabat.. Jangan pernah Berhenti Mengepakkan sayap-sayap kebaikan dimuka bumi ini. Biarkan terpaan membawa kita Tegar. Biarkan jiwa2 Pemenang memenuhi Hati. Biarkan Jiwa2 sabar jadi Penyejuk Qolbu.Trus Berjuang Saudara ku... sebentar lagi kita sampai di Garis Finish... Semangat !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar