Minggu, 28 Agustus 2011

Kata Hikmah 1

"Barangsiapa yang niat dan hubungannya dengan Allah baik dan berlandaskan keikhlasan, Allah akan melindunginya dari gangguan manusia."
(Umar b Khaththab, ra.)

"Barang siapa tidak sanggup mengendalikan diri, maka ilmu pengetahuan yang ada padanya tidak akan pernah bermanfaat."
(Imam Syafi'i)


"Separuh pendapatmu di tangan kawanmu, maka bermusyawarahlah."

"Senyumlah bila anda kalah dan rendah hatilah bila anda menang."

"Tiga hal yang buruk dan merugikan: dusta, malas dan pesimis (putus asa)."

"Setiap kenikmatan yang tidak disertai dengan mendekatkan diri pada keridhoan Allah adalah bencana."

"Jangan banyak bicara tanpa dzikrullah karena hati akan membeku dan membatu. Hati yang membeku dan membatu pasti jauh dari Allah."

"Barangsiapa menuruti tuntutan hawa nafsu, berarti dia menjual agama untuk kepentingan dunianya."

"Setiap ucapan yang bukan dzikir adalah memperdaya. Setiap diam tanpa berpikir adalah melalaikan. Dunia adalah mimpi dan akhirat adalah kesadaran, dan kematian berada di tengah-tengah antara keduanya. Dan kita berada dalam mimpi yang kacau."
(Ibrahim b Abdullah b Hasan ra.)

"Syetan-syetan manusia dan jin menyerang nafsu manusia dengan dua senjata: syubhat (keraguan) untuk mengacaukan pikiran dan akhirnya sesat, serta syahwat untuk merusak perilaku dan akhirnya terjerumus."
(Ali b Abi Thalib ra.)

"Seorang mukmin yang selalu waspada akan kelemahan dirinya melawan musuh-musuhnya dengan dua senjata yang sangat kuat dan ampuh: keyakinan yang kokoh untuk menghancurkan syubhat, dan kesabaran untuk mengendalikan syahwat dan nafsu ankara murka."
(Ali b Abi Thalib ra.)

"Apabila kecintaan kepada Allah telah sampai ke lubuk hati, kecintaan terhadap benda-benda lainnya akan tersingkir."
(Imam al-Ghazali)

"Wajah orang-orang yang selalu shalat tahajud, indah dan bersinar. Karena mereka selalu menyepi bersama ar-Rahman sehingga Dia memberinya cahaya dari cahaya-Nya."
(Hasan b Ali ra.)

"Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, Allah akan memperbaiki hubungannya dengan manusia. Dan barangsiapa memperbaiki urusan akhiratnya, Allah akan memperbaiki urusan dunianya. Barangsiapa menjadi penjaga atas dirinya sendiri, Allah akan menjadi penjaganya."

"Syaithan manusia lebih jahat daripada syaitan jin, sebab bila aku ber-isti'adzah (berlindung) kepada Allah dari syaitan jin, dia segera pergi. Tetapi syaitan manusia mendatangi dan langsung menyeret kita ke perbuatan maksiat dengan terang-terangan."
(Malik b dinar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar